VanBumen Explore

Waduk Sempor

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Di balik fungsinya sebagai sarana irigasi teknis bagi ribuan hektar sawah di wilayah Gombong, Waduk ini juga menyimpan potensi yang besar sebagai objek wisata.

Selain daya tarik alamnya, objek wisata ini juga dilengkapi berbagai sarana pendukung, antara lain wisma-wisma penginapan yang bisa disewa secara perorangan maupun rombongan.

Selain sebagai obyek berwisata, tempat ini juga cocok dijadikan tempat untuk seminar, rapat kerja dan kegiatan lainnya, karena selain tempatnya tenang, juga memiliki sarana yang memadai untuk kegiatan tersebut.

Akses menuju tempat ini sangatlah mudah kita bisa naik motor sekitar 15 menit ke arah utara gombong ataupun denganmenggunakan angkot jurusan gombong – ketileng atau gombong – sampang denga biaya Rp 3000 rupiah turun tepat di depan waduk sempor persis.

Daya Tarik Utama Obyek Wisata Ini Adalah Alamnya. Waduk Seluas Puluhan Hektar Yang Terletak Di Desa Sempor, Kecamatan Sempor Ini, Bila Diamati Begitu Mirip Sebuah Danau Alam Yang Dipagari Oleh Perbukitan. Perbukitan Tersebut Ditanami Ribuan Batang Pohon Pinus Oleh Perhutani Yang Dalam Waktu-Waktu Tertentu Disadap Getahnya. Dengan Dukungan Iklim Yang Memiliki Curah Hujan Cukup Melingkari Sang “Danau”. Walhasil, Harmoni Alam Yang Tercipat Dari Perpaduan Waduk Dengan Sang Sabuk Hijau Merupakan Lukisan Hidup Yang Begitu Mempesona. Menatap Hamparan Pinus, Sepertinya Kita Mendapatkan Kesejukan Dan Keteduhan Yang Tiada Tara. Mendapatkan Suguhan Yang Sungguh Memperkaya Batin Seperti Itu, Seolah Diri Kita Enggan Beranjak Dari Tempat Ini. Sembari menikmati alam kita bisa menikmati mendoan anget yang terdapat di warung warung yang berjejer di sekitar waduk sempor.

Di waduk tersebut juga terdapat monumen untuk mengenang peristiwa jebolnya bendungan pada  tahun 1967. Waduk Sempor dengan bendungan yang masih berupa timbunan tanah, jebol  hingga menewaskan sekitar 127 orang. Selain daftar korban jebolnya waduk Sempor, monumen yang diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik Prof DR Ir Sutami pada Maret 1978 itu juga dituliskan nama-nama pekerja proyek yang meninggal saat pengerjaan proyek tersebut. Sayangnya monumen di kawasan waduk yang terletak enam kilometer sebelah utara Gombong itu kini dalam kondisi tidak terawat. Kondisi itu diperparah dengan ulah tangan jahil pengunjung yang mencorat-coret monumen bersejarah tersebut. Padahal monumen itu dapat mengingatkan pada peristiwa itu dan berusaha agar peristiwa yang sama tidak terulang kembali.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Categories:   Sejarah, Wisata

Comments on Waduk Sempor