VanBumen Explore

Benci dan Cinta Itu Beda Tipis

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Love and Hate

Pernah kamu mendengar kata dari judul tulisan ini? Bahwa benci dan cinta itu beda tipis. Ternyata ada latar belakang medis dan ilmiah yang melatar belakangi itu semua. Salahkanlah hormon Oxytocin, karena hormon yang satu ini berperan mengendalikan dua perasaan yang saling bertentangan ini.

Hormon ajaib yang banyak diproduksi ketika berhubungan seks, melahirkan dan menyusui ini pada mulanya diperkaya hanya bisa untuk meningkatkan perasaan positif saja seperti hubungan cinta antar pasangan atau keluarga. Namun beberapa penelitian membuktikan bahwa hormon yang sama juga berperan saat kita iri, dengki ataupun cemburu.

Dewasa ini, bentuk sintetik dari hormon oxytocin yang diberikan secara inhalasi terbukti bisa meningkatkan kontak mata, penghargaan terhadap orang lain, rasa percaya ataupun tenggang rasa.

Lucunya berbagai perasaan negatif sebagaimana tergambar dalam film Mean Girls, yang menceritakan tentang kisah segerombolan gadis SMU yang saling membenci, secara ilmiah terbukti juga dipengaruhi oleh hormon yang sama.

Benci atau Memang Sebenarnya Cinta?

Oleh karena itu, bersikap bijak dan kendalikanlah hormon ajaib yang satu ini di dalam tubuh kamu. Teliti kembali sebelum kamu memutuskan untuk membenci seseorang tanpa sebab yang jelas, karena ternyata rasa benci yang muncul itu bisa saja dipengaruhi oleh rasa kagum dan kemudian berujung pada iri hati atau kemarahan.

Aktifitas otak di saat marah dan selama merasakan emosi positif menunjukan aktifitas yang sama. Cobalah untuk mengeliminasi rasa angkuh dan sombong ketika kita menilai seseorang, jangan pernah kamu merasa mendapatkan sebuah kesenangan dari kemalangan orang lain. Oxytocin kita, kita juga yang mengendalikan.

Dikutip dari: klikdokter.com

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Categories:   Gaya Hidup

Comments on Benci dan Cinta Itu Beda Tipis